BAB 1
TEKS LAPORAN PERCOBAAN
Ø KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengidentifikasi informasi
dari laporan percobaan yang dibaca dan didengar (percobaan sederhana untuk mendeteksi zat berbahaya pada makanan,
adanya vitamin pada makanan, dll ).
Ø
TUJUAN
•
Siswa dapat menjelaskan pengertian teks laporan
•
Siswa dapat menjelaskan ciri-ciri dan fungsi
teks laporan
Ø POKOK BAHASAN
1. Pengertian
2. Ciri-ciri
3. Fungsi
1. PENGERTIAN
Laporan adalah suatu bentuk hasil dari sebuah
pengamatan yang dilakukan dan bertujuan untuk menginformasikan hasil yang
diperoleh tersebut kepada orang banyak.
Berdasarkan
pengertian tersebut teks laporan
adalah sebuah bentuk tulisan yang memaparkan suatu fenomena hasil dari
pengamatan kepada para pembacanya.
Teks laporan perobaan adalah teks yang
menceritakan tentang percobaan yang dilakukan penulis.
2. CIRI-CIRI
1.
Melaporkan hasil percobaan
2.
harus mengandung fakta
3.
Bersifat objektif
4.
Tidak memasukan hal-hal yang menyimpang,
mengandung prasangka atau pemihakan
5.
Disajikan secara menarik, tata bahasanya jelas,
isinya berbobot dan susunannya logis
3. FUNGSI
1.
Merupakan
sumber informasi
2.
Dapat
menemukan teknik baru.
3.
Melaporkan
hasil kegiatan yang telah dilakukan
4.
Sebagai
pemecah suatu masalah
EVALUASI KD 3.1
Perhatikan beberapa teks berikut!
Teks
1
Sepedaku termasuk sepeda ontel-jengki yang tidak memiliki
batangan, besi berbentuk pipa yang menghubungkan setang dan tempat duduk.
Tempat duduknya terbuat dari kulit. Warnanya hitam, tetapi sudah memudar. Ban
depan sepedaku memiliki garis putih yang jarang ditemukan untuk ban sepeda.
Ukuran ban sekitar 18 inci. Rem tangan depan dan belakang terbuat dari besi
bukan kabel. Bel sepeda khas berbunyi kring-kring terletak di setang kanan.
Sepeda ini kupakai ke sekolah. Teman-temanku berkelakar bahwa aku seperti naik
onta, badanku kecil tidak cocok dengan sepeda yang besar. Saat mengayuh, kakiku
yang pendek tidak sepenuhnya dapat nmengikuti kayuhan. Kakiku menggantung di
atas pedal bagian bawah
Teks 2
Fik gear” adalah gir
(gigi) yang menggerakkan sebuah sepeda (ataupun kendaraan lain) dan merupakan
bagian yang disebut drivertrain.
Divertrain merupakan gabungan berbagai komponen yang saling terhubung dan
merupakan sistem penggerak sepeda yang terdiri atas pedal, lengan engkol (crankarm), gir depan (chainring), gir belakang (cog), dan tentunya rantai. Gabungan
komponen di bagian pedal, yaitu pedal, lengan engkol, dan gir depan. Rantai
akan melingkari gir depan dan mengikatnya dengan gir belakang yang terhubung
dengan roda belakang. Ketika pedal diinjak , lengan engkol akan mengikutinya,
memutar gir depan yang tertempel. Kemudian, menarik rantai yang juga otomatis
mengajak gir belakang untuk berputar. Karena gir menempel pada roda belakang, berputarlah roda itu dan
meluncur.
Teks
3
Sepeda adalah kendaraan beroda dua atau tiga , mempunyai setang , tempat
duduk, dan sepasang pengayuh yang digerakkan kaki untuk memjalankannya. Salah
satu jenis sepeda yang banyak digunakan hingga tahun 1970-an adalah jenis
ontel. Sepeda ontel memiliki ciri posisi duduk tegak, reputasi sangat kuat, dan
bermutu tinggi. Rumah rantai tertutup. Dengan gigi yang tidak bisa diubah dan
biasanya terdapat dynamo di bagian roda depan untuk menyalakan lampu. Sepeda
ontel juga dilengkapi rem drum untuk
pengereman. Berbagai merek sepeda ontel dari berbagai Negara beredar di pasar
Indonesia. Pada segmen premium, misalnya merek Fongers, Gazelle, dan Sunbeam.
Kemudian pada segmen di bawahnya diisi oleh
beberapa merek terkenal seperti Simplex, Burgers, Raleigh, Humber, Rudge,
Batavus, Philips, dan NSU. (sumber: Bahasa Indonesia SMP/ MTs Kelas IX)
1.
Dapatkah kamu
melihat perbedaan ketiga teks tersebut?
2.
Manakah yang
termasuk teks laporan?
3.
Manakah yang
termasuk teks eksplanasi?
4.
Manakah yang
termasuk teks deskripsi?
5.
Adakah istilah
lain di daerahmu untuk menyebut bagian-bagian sepeda?

Komentar
Posting Komentar