LKPD Menganalisis objek/ peristiwa dalam teks deskripsi
Bacalah teks cerita deskripsi
berikut dengan cermat!
YANG LEBIH PENTING DARI
AKU
“Diam saja dari tadi. Baca terus, seperti yang
paling pintar saja.”
“Iya. Kita ini dianggap patung?”
“Bukan patung, tapi angin.”
Mataku ke arah buku yang kubaca, tetapi telingaku
mendengar semuanya. Walau mereka berbicara dengan suara rendah, suasana sunyi
mengantarkan setiap bunyi dengan setia.
Aku
benar-benar tidak ingin di sini. Terlihat orang dengan berbagai penampilan
mondar-mandir lantas duduk, lalu berdiri dalam diam. Wajah-wajah gundah dan
lelah membuatku tambah lemas. Kapan ini semua berakhir? Tengah malam begini,
seharusnya aku bisa duduk santai di
rumah, baca, atau main game. Sejak sore, aku ingin minta izin pulang. It’s
impossible. Mustahil. Mana mungkin aku bisa pulang saat seluruh keluarga
berkumpul.
Aku
kembali membaca bukuku, tetapi tak satu pun kalimat kupahami. Suara-suara yang
menyindirku itu masih terdengar, kadang diselingi tawa. Aku cukup yakin, jika
aku mengangkat wajah, salah satu atau beberapa orang dari mereka sedang
melirikku. Aku tidak suka, tetapi mau bagaimana lagi? Walau tak kukenal dengan
baik, mereka semua terikat darah denganku.
This
is it. Cukup sudah. Aku tidak tahan lagi. Aku harus bicara. Akan kutegur
mereka. Seenaknya saja menggunjingkan orang yang ada di depannya. Kemarahan
tiba-tiba memenuhi dadaku. Aku berdiri
sambil mengentakkan kaki. Derit nyaring kursi besi tua membuat beberapa orang menoleh.
Kudekati sumber suara gaduh itu.
“Maaf. Apa aku mengganggu kalian?” Aku sendiri
terkejut mendengar nada suaraku.
Aku benar-benar sedang kesal.
“Eh, ada apa?” tanya Edo. Dia anak Om Samsudin,
kakak ayahku. Aku dan Edo seumur, tetapi kami tidak pernah cocok.
Bahar berdiri, “Iya. Ada apa? Mengganggu
bagaimana?”
Kukepalkan
tangan, aku berbicara di antara gigi yang terkatup.
“Aku tahu, tadi kalian membicarakan aku. Maaf
kalau aku tidak bisa ikut mengobrol. Aku memilih membaca karena aku ingin
tenang.”
“Siapa yang membicarakanmu? Kami bicara sendiri
dari tadi,” sahut Marlina yang disambut anggukan oleh yang lain. Mereka
bersahutan cukup ramai sehingga beberapa pasang mata mengamati kami.
“Jangan bertengkar di sini.
Tidak pantas,”
Edo bicara lagi.
“Justru kalian yang memulai. Aku kan tidak mengganggu,”
bisikku kaku.
“Kamu tidak mau bergabung, dan itu mengganggu,”
Bahar mencondongkan bahunya ke arahku.
Amarah mencengkeramku. Aku
benar-benar siap meledak. Aku merasa deru jantungku kian
kencang. Kepalanku kian kuat. Aku bisa merasakan ujung kuku
menekan telapak tanganku. Kemarahan menguasaiku. Tepat pada
saat itu, pintu geser kehijauan itu terbuka.
“Keluarga Bapak Pattarani!”
Seperti disemprot air dengan selang, kami
berhamburan mendekat.
“Operasi berhasil, pasien ada di ruang pemulihan.”
Ayahku bangkit dan mengusap
matanya berkali-kali. Para om dan tante tersenyum lega dan segera
sibuk mengabarkan kebahagiaan itu. Sepupu-sepupu yang sudah
tertidur jadi terbangun, sebagian menangis karena terkejut
sekaligus gembira. Kakek kesayangan kami terlepas dari bahaya. Seruan
syukur berdengung memenuhi ruangan.
Marlina melompat kemudian
menyalamiku dan Edo sekaligus. Kami semua bahagia, walau
beberapa detik sebelumnya kami nyaris baku hantam.
(Farida, 2020)
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Kelompok :
Nama Peserta Didik : 1. 4.
2. 5.
3. 6.
Kelas :
Hari/ Tanggal :
Tujuan Pembelajaran :
Melalui diskusi kelompok, peserta
didik dapat menganalisis objek/ peristiwa dalam teks
deskripsi.
Petunjuk
1. Peserta
didik dibagi beberapa kelompok.
2. Setiap kelompok membaca teks deskripsi “Yang Lebih Penting dari Aku”.
3. Setiap peserta berdiskusi mengerjakan soal-soal yang telah disediakan.
4. Anggota
kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
5. Kelompok
yang lain menanggapi hasil presentasi kelompok.
Berdasarkan teks cerita
tersebut, jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!
Setelah kamu membaca teks deskripsi “Yang Lebih
Penting dari Aku ”, analisislah objek/peristiwa dengan mengisi kotak yang sudah
disediakan.
|
|
“Yang
Lebih Penting Aku” |
|
Objek/
peristiwa yang dibahas |
|
|
|
Paragraf
2 |
|
Ide Pokok |
|
|
Letak Ide
Pokok |
|
|
Ide
Pendukung |
1. 2. 3. 4. 5. 6. |
Komentar
Posting Komentar