BAB 3
TEKS REKON
C. KAIDAH BAHASA TEKS REKON
1. Menggunakan kata keterangan waktu untuk
penceritaan waktu lampau.
Seperti: pada masa itu, pada waktu itu, bulan lalu, ketika
liburan, dulu kala, dll.
2. Menggunakan kata yang menunjukan urutan
peristiwa atau kronologis dalam cerita.
Seperti: sebelum, setelah, selanjutnya, kemudian.
3. Menggunakan kata ganti orang menunjukan
partisipan.
Seperti: aku, kamu, kami, mereka, dia, dll.
4. Menggunakan kata keterangan tempat dan waktu.
Seperti: kota Bandung pada tanggal 24 Maret 1946,
di Ambarawa, di Surabaya, dll.
5. Menggunakan kata kerja aksi.
Seperti: mengeksploitasi, meledakkan, berjalan,
tertawa, mengayuh, mengambil, dll.
6. Menggunakan kata sifat.
Seperti: saksama, kacau, bahagia, sederhana,
bersih, nyaman, baik, dll.
Bacalah teks
rekon berikut dengan cermat!
Waspada
Cuaca Ekstrem Panas Terik dan Hujan hingga 14 Oktober 2024
Orientasi:
Pada tanggal 9 Oktober 2024, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem
yang akan melanda Indonesia. Dalam pengumuman tersebut, BMKG menyatakan bahwa
masyarakat perlu bersiap menghadapi cuaca yang tidak menentu, ditandai dengan
suhu panas terik yang berlangsung bersamaan dengan kemungkinan terjadinya hujan
deras. Peringatan ini berlaku hingga 14 Oktober 2024, memberikan sinyal penting
bagi masyarakat agar lebih waspada.
Peristiwa:
Fenomena cuaca ini merupakan bagian dari transisi antara musim
kemarau dan musim hujan. BMKG menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi
dapat terjadi di berbagai wilayah, dan beberapa daerah seperti Bangka Belitung
dan Kalimantan diperkirakan akan mengalami awal musim hujan. Masyarakat
dihimbau untuk berhati-hati, terutama mengingat potensi terjadinya angin
kencang dan petir yang dapat menyertai hujan. Dalam beberapa hari ke depan,
wilayah-wilayah tertentu mungkin mengalami perubahan cuaca yang signifikan,
sehingga penting bagi warga untuk selalu memantau informasi cuaca terkini.
Reorientasi:
Dalam menghadapi cuaca ekstrem ini, BMKG mengingatkan agar
masyarakat tidak lengah. Hujan lebat yang bisa datang tiba-tiba dapat
menyebabkan banjir dan bencana alam lainnya. Masyarakat disarankan untuk
mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari menyiapkan perlengkapan darurat hingga
memperhatikan informasi dari otoritas terkait. Keberadaan sistem informasi
cuaca yang akurat sangat penting agar setiap orang dapat mengambil
langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Dengan mengikuti arahan dan
peringatan dari BMKG, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan terhindar dari
dampak negatif cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.
Komentar
Posting Komentar