BAB 4 TEKS EKSPLANASI
BAB
4 TEKS EKSPLANASI
Ø TUJUAN
PEMBELAJARAN
A.
Menganalisis Urutan Sebab Akibat dari Teks Eksplanasi
Ø TUJUAN
1.
Menjelaskan pengertian teks eksplanasi
2.
Menjelaskan ciri-ciri teks eksplanasi
3.
Mengidentifikasi urutan sebab akibat dari teks eksplanasi
4.
Menganalisis urutan sebab akibat dari teks eksplanasi
Ø MATERI
PEMBELAJARAN
1.
Pengertian teks eksplanasi
2.
Ciri-ciri teks eksplanasi
3.
Identifikasi urutan sebab akibat teks eksplanasi
4.
Analisis urutan sebab akibat teks eksplanasi
1.
Pengertian Teks Eksplansi
Teks
eksplanasi adalah teks yang bertujuan menjelaskan proses terjadinya suatu
peristiwa atau fenomena, baik fenomena alam, sosial, maupun budaya, berdasarkan
hubungan sebab dan akibat.
2.
Ciri-ciri Teks Eksplanasi
v Menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa
Peristiwa bisa berupa fenomena alam, sosial, budaya, atau ilmiah.
v Bersifat informatif dan faktual
Isi teks berdasarkan fakta, data, dan kenyataan, bukan opini penulis.
v Menjawab pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”
Teks eksplanasi menjelaskan sebab dan proses terjadinya suatu peristiwa.
v Disusun secara logis dan runtut
Urutan peristiwa disampaikan secara sistematis, sering kali dari sebab ke
akibat.
v Menggunakan hubungan sebab–akibat dan kronologis
Ditandai dengan kata hubung seperti karena, sebab, akibatnya, sehingga,
kemudian, setelah itu.
v Menggunakan bahasa baku dan istilah ilmiah
Bahasa yang digunakan resmi dan sesuai kaidah kebahasaan.
v Struktur teks jelas
Umumnya terdiri dari:
·
Pernyataan
umum
·
Deretan
penjelas
·
Interpretasi
(penutup)
3. Identifikasi Urutan
Sebab Akibat dari Teks Eksplanasi
Perhatikan gambar berikut dengan cermat!
Termasuk fenomena apakah gambar tersebut?
Teks Eksplanasi: Fenomena Pelangi
Pelangi
merupakan fenomena alam yang muncul setelah hujan. Pelangi terlihat sebagai
busur berwarna-warni di langit yang indah.
Pelangi
terjadi ketika cahaya matahari melewati tetesan air hujan yang masih melayang
di udara. Cahaya matahari tersebut dibiaskan dan diuraikan menjadi berbagai
warna. Setelah dibiaskan, cahaya dipantulkan di dalam tetesan air, kemudian
dibiaskan kembali saat keluar dari tetesan air. Proses ini menyebabkan cahaya
terurai menjadi warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Akibatnya, manusia dapat melihat pelangi di langit.
Identifikasi Urutan Sebab–Akibat
|
Sebab |
Akibat |
|
Terjadi hujan dan masih terdapat
tetesan air di udara |
Pelangi dapat terbentuk |
|
Cahaya matahari melewati tetesan
air hujan |
Cahaya mengalami pembiasan |
|
Cahaya dibiaskan dan dipantulkan
di dalam tetesan air |
Cahaya terurai menjadi berbagai
warna |
|
Cahaya keluar dari tetesan air
setelah pembiasan |
Warna-warna pelangi terlihat di
langit |
Kesimpulan
Urutan
sebab–akibat dalam teks eksplanasi pelangi menunjukkan bahwa pelangi terjadi
karena interaksi antara cahaya matahari dan tetesan air hujan, yang
menyebabkan cahaya terurai menjadi berbagai warna.
4. Analisis Urutan
Sebab Akibat dari Teks Eksplanasi
Analisis
Urutan Sebab–Akibat Fenomena Pelangi
|
No |
Sebab |
Akibat |
|
1 |
Terjadi hujan dan masih terdapat
tetesan air hujan di udara |
Cahaya matahari dapat berinteraksi
dengan tetesan air |
|
2 |
Cahaya matahari melewati tetesan
air hujan |
Cahaya mengalami pembiasan |
|
3 |
Cahaya dipantulkan di dalam
tetesan air dan dibiaskan kembali saat keluar |
Cahaya terurai menjadi berbagai
warna |
|
4 |
Cahaya berwarna hasil penguraian
sampai ke mata manusia |
Manusia dapat melihat pelangi di
langit |
Kesimpulan
Fenomena pelangi terjadi melalui urutan
sebab–akibat yang runtut, dimulai dari kondisi alam (hujan dan cahaya
matahari), dilanjutkan dengan proses pembiasan dan pemantulan cahaya, hingga
menghasilkan pelangi yang tampak oleh manusia.
Komentar
Posting Komentar