C. MENGANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH BAHASA TEKS LAPORAN
BAB 4 TEKS LAPORAN
C. Menganalisis Struktur dan Kaidah Bahasa Teks Laporan
1. Struktur Teks Laporan
Struktur
teks laporan terdiri dari beberapa bagian utama:
a. Pernyataan Umum (Klasifikasi)
Berisi gambaran umum tentang objek yang
dilaporkan, seperti definisi atau pengenalan.
Contoh:
Sekolah adalah lembaga pendidikan yang
digunakan sebagai tempat belajar mengajar.
b. Deskripsi Bagian
Berisi penjelasan rinci mengenai bagian-bagian, ciri, atau
aspek dari objek yang diamati.
Contoh:
Sekolah memiliki beberapa fasilitas seperti ruang kelas, perpustakaan,
laboratorium, dan lapangan.
c. Deskripsi Manfaat / Simpulan
Berisi manfaat atau fungsi dari objek yang
diamati, bisa juga berupa kesimpulan umum.
Contoh:
Sekolah berperan penting dalam
membentuk karakter dan meningkatkan pengetahuan siswa.
2.
Kaidah Kebahasaan Teks Laporan
Teks laporan memiliki ciri bahasa tertentu, yaitu:
a. Menggunakan Bahasa Baku
Bahasa yang digunakan sesuai kaidah bahasa
Indonesia yang benar.
Contoh:
“memiliki” (bukan “punya”)
b. Menggunakan Kalimat Efektif
Kalimat jelas, singkat, dan mudah dipahami.
c. Menggunakan Kata Umum dan Khusus
·
Kata umum: sekolah, hewan, tumbuhan
· Kata khusus: kelas, kucing, pohon mangga
d. Menggunakan Kata Kerja Relasional
Kata kerja yang menunjukkan hubungan atau
definisi.
Contoh:
adalah, merupakan, yaitu
e. Menggunakan Kata Kerja Material
Kata kerja yang menunjukkan aktivitas.
Contoh:
mengamati, membersihkan, meneliti
f. Menggunakan Kalimat Pasif
Sering digunakan untuk menjelaskan proses.
Contoh:
Kegiatan dilakukan setiap hari.
g. Menggunakan Istilah Ilmiah (Jika Perlu)
Digunakan terutama pada laporan yang
bersifat ilmiah.
Contoh:
fotosintesis, ekosistem
i. Menggunakan kata benda umum
Kata yang merujuk
pada jenis orang, tempat, benda, atau konsep secara umum dan tidak spesifik.
Contoh:
hewan, tumbuhan, sekolah
j. Menggunakan kalimat deskripsi
Kalimat yang menggambarkan sifat, ciri fisik, atau keadaan
suatu objek (benda, manusia, tempat, atau suasana) secara spesifik sehingga
pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakannya langsung.
Contoh:
"Pemandangan pantai saat matahari terbenam sangat
memukau, dengan warna langit oranye kemerahan dan ombak yang tenang."
(Menggambarkan suasana).
"Suara bising mesin pabrik itu terdengar sangat
memekakkan telinga." (Menggambarkan pendengaran).
"Aroma kopi yang baru diseduh memenuhi ruangan,
memberikan sensasi hangat dan nyaman." (Menggambarkan penciuman).
"Kucing
itu memiliki bulu putih tebal dengan bercak cokelat di telinga kanannya."
(Menggambarkan fisik/visual).
Komentar
Posting Komentar